Surabaya North Quay

Kelebihan SNQ (Surabaya North Quay) daripada tempat lain :

  1. Sering disinggahi kapal asing yang mewah
  2. Akses mudah dan lancar
  3. Biaya yang murah
  4. Tempat yang cocok untuk nongkrong dengan teman atau keluarga
Advertisements

Tugas IT di Perusahaan

  1. Tugas utama seorang system administrator adalah merawat software dan hardware yang ada di sistem sebuah perusahaan, melakukan perbaikan jika ada yang rusak, memastikan sistem, … Seorang system administrator yang baik harus mampu menangani seluruh permasalahan software dan hardware yang ada di perusahaan.
  2. Tugas utama seorang Programmer adalah merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pembuatan software komputer untuk perusahaan atau individu. Seorang Programmer yang baik harus mampu membuat software yang fungsional sesuai dengan kebutuhan serta permintaan konsumennya. Seorang Programmer juga harus menguasai segala aspek mengenai software dan hardware komputer.
  3. Tugas utama seorang help desk officer adalah merawat hardware/komputer yang ada di perusahaan, melakukan perbaikan jika ada yang rusak, memastikan semua hardware dan komputer berfungsi optimal, dan lain-lain. Seorang help desk officer yang baik harus mampu menangani seluruh permasalahan hardware/komputer yang ada di perusahaan.
  4. Tugas utama seorang IT staff adalah merawat software/hardware/komputer yang ada di perusahaan, melakukan perbaikan jika ada yang rusak, memastikan semua hardware dan komputer berfungsi optimal, mengevaluasi dan meningkatkan kinerja sistem IT, dan lain-lain. Seorang IT staff yang baik harus mampu menangani seluruh permasalahan software/hardware/ komputer yang ada di perusahaan.
 

Tugas Staff HRD

Organization. Seorang staf HRD memerlukan pendekatan dengan kandidat dan harus mengumpulkan data kandidat dengan baik, mengatur waktu dengan baik, dan yang terakhir adalah kemampuan personal yang baik. Hal tersebut dibutuhkan karena sebagai seorang staf HRD akan berhubungan langsung dengan dengan orang banyak.

Multitasking. Seorang staf HRD diminta untuk menjadi orang yang mampu dalam mengontrol suatu situasi lebih dari satu kejadian yang terjadinya secara bersamaan.

Discretion and Business Ethics. Seorang staf HRD diminta untuk menjaga kerahasiaan informasi tentang perusahaan.

Dual Focus. Seorang staf HRD harus mampu berdiri di antara kepentingan dan kebutuhan karyawan yang dimana kita dihadapi oleh suatu situasi harus memilih keputusan untuk melindungi karyawan, di saat itu juga kita dihadapi dengan situasi yang di mana kita harus melindungi organisasi dan budaya kita.

Employee Trust. Seorang karyawan akan dipercaya dan diminta oleh staf HRD untuk membela kepentingan karyawan.

Fairness. Karyawan diberikan kesempatan untuk berbicara atau mengemukakan pendapatnya, dengan mempertimbangkan aturan di suatu perusahaan yang ditegakkan dengan konsisten.

Dedications to Continuous Improvement. Seorang staf HRD harus mampu dalam mendampingi karyawannya, agar karyawan tersebut dapat mengembangkan atau meningkatkan kinerjanya di perusahaan.

Strategic Orientation. Staf HRD harus mampu merancang skema untuk program-program yang harus dijalani oleh karyawan-karyawan lainnya, dan dapat mengisi kebutuhan akan tenaga kerja yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Team Orientation. Staf HRD harus mengetahui dinamika tim yang ada di suatu perusahaan agar tujuan dari tim tersebut dapat terlaksana dengan baik dan terstruktur.

Tugas Seorang Staff Finance

Tugas

1. Melakukan pengaturan keuangan perusahaan
2. Melakukan penginputan semua transaksi keuangan ke dalam program
3. Melakukan transaksi keuangan perusahaan
4. Melakukan pembayaran kepada suplier
5. Berhubungan dengan pihak internal maupun eksternal terkait dengan aktivitas keuangan perusahaan
6. Melaukan penagihan kepada customer
7. Mengontrol aktivitas keuangan / transaksi keuangan perusahaan
8. Membuat laporan mengenai aktivitas keuanganperusahaan
9. Menerima dokumen dari vendor internal maupun external
10. Melakukan verifikasi terhadap keabsahan dokumen
11. Entry SAP
12. Melakukan Evaluasi budget
13. Membuat laporan manajemen kepada induk perusahaan
14. Melakukan accrue pendapatan dan beban pada akun-akun tertentu
15. Menyiapkan dokumen penagihan invoice/kuitansi tagihan beserta kelengkapannya
16. Melakukan rekonsiliasi dengan unit lain

Tugas seorang marketing secara umum

Penciptaan Produk 
Apa tugas marketing ( Tim marketing ) Pada proses penciptaan produk ini?. Tugas marketing akan sangat penting pada tahap ini, Karena proses ini akan menjadi salah satu penentu pada kekuatan produk untuk bersaing dipasaran. Berikut beberapa tugas marketing jika berdasarkan pada penciptaan produk;
  1. Melakukan pengamatan pada karakter produk yang diinginkan konsumen, Ini akan menjadi tolak ukur perusahaan dalam menciptakan produk agar bisa bersaing dipasaran. Pada proses ini, Tehnologi pembuatan juga perlu untuk diperhatikan, Karena hal ini akan berkaitan dengan kualitas produk secara umum.
  2. Melakukan pengamatan pada harga untuk produk yang diinginkan konsumen. Hal ini sangat penting, Karena harga merupakan salah satu pertimbangan bagi konsumen dalam membeli produk. Pengamatan yang baik pada harga pesaing akan menambah kekuatan pada suatu produk dalam bersaing dipasar.
  3. Melakukan pengamatan pada kemasan produk dipasar, Termasuk dalam hal ini adalah perkembangan tehnologi dalam pengemasan barang. Kemasan yang baik akan bisa menggugah selera orang, Selain ini, Kemasan yang menarik juga akan bisa menarik perhatian dan keinginan konsumen pada suatu produk.
Pendistribusian produk
Kalau kita bicara tentang pendistribusian produk, Ini tidak sekedar pada bagaimana cara barang dikirim agar sampai ketangan konsumen. Tapi akan lebih jauh lagi. Yaitu meliputi;
  1. Pemberitahuan kepada konsumen tentang suatu produk ( Promosi/ Penjualan ). Ini bisa dilakukan melalui kegiatan promosi atau publikasi pada media dan atau dengan datang ketarget pasar melalui tenaga penjual. Ini merupakan langkah awal pada proses penjualan, Karena kegiatan ini termasuk pada aktivitas mencari pembeli.
  2. Mempengaruhi konsumen untuk membeli produk ( Promosi/ Penjualan ). Setelah calon konsumen tahu dan mengerti akan keberadaan produk dipasar, Tugas marketing ( Tim marketing ) selanjutnya adalah merayu atau membujuk calon konsumen agar mau membeli dan memakai produk. Ini merupakan langkah kedua dalam proses penjualan.
  3. Saluran distribusi ( Penjualan ). Ini merupakan salah satu aktivitas dari penjualan, Yaitu mencari calon pembeli. Dan pada perusahaan tertentu, Selain menggunakan saluran distribusi juga akan menugaskan tenaga penjual untuk langsung berhubungan dengan calon konsumen perseorangan. Dalam tahap ini, Tim marketing akan dihadapkan pada beberapa hal, Diantaranya tentang Kredibilitas calon relasi, Sistem transaksi, Sistem order dan lain-lain.
  4. Pengiriman produk ( Penjualan ).
Tugas marketing ( Tim marketing ) pada tahapan ini akan cenderung mengarah pada bagaimana barang sampai kepada konsumen atau bisa dikatakan pencapaian pada tujuan penjualan dan promosi. Dimana tim marketing akan diarahkan pada tugas untuk mengenalkan produk kepada konsumen, Merayu atau membujuk calon konsumen agar mau membeli dan menggunakan produk, Serta bagaimana produk akan disalurkan kepada konsumen.
Dalam tahapan ini, Tugas marketing ( Tim marketing ) akan selalu dihadapkan pada strategi pasar yang dijalankan oleh para pesaing. Untuk itu, Tugas tim marketing sebagai intelijen pasar akan sangat membantu perusahaan dalam menentukan strategi marketing ( Marketing Strategy ) yang akan dijalankan.
Pelayanan purna Jual
Tahapan ini sangat penting untuk dijalankan oleh tim marketing. Karena berhubungan dengan informasi kepuasan konsumen. Jika tahapan ini bisa dilaksanakan dengan baik, Peluang besar untuk terjadinya pembelian ulang akan terbuka lebar. Berikut beberapa contoh tugas tim marketing yang akan dijalankan pada tahap ini;
  1. Menanggapi komplain dari konsumen dengan baik dan sesuai aturan perusahaan.
  2. Melakukan tindak lanjut yang tepat saat ada pengajuan kerusakan pada masa garansi.
  3. Mengumpulkan informasi terkait produk dan pelayanan dari tim marketing. Ini merupakan bentuk perhatian kepada konsumen yang sudah memakai produk. Hal ini akan mampu menciptakan loyalitas konsumen terhadap suatu produk dan atau perusahaan.